Belajar bahasa arab di media whatsapp apakah efektif?

Sekarang ini banyak sekali forum belajar bahasa arab mulai dari facebook, instagram, telegram bahkan sampai whatsapp. Boleh-boleh aja sih belajar apapun di media-media sosial tersebut, hanya saja ada banyak sekali hal yang perlu kita ketahui agar kita tidak terjebak dengan kegiatan-kegiatan disana  yang kurang menguntungkan




Ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum belajar di media wa dan sejenisnya diantaranya adalah:

1. Belajar di Wa group sembarangan Otak jadi pusing

Bahasa arab di group-group whatsapp ya boleh-boleh saja asalkan kamu harus tahu bahwa didalam group tersebut ada beragam orang dengan jenis dan karakter yang berbeda-beda. Ada yang memang tujuannya untuk menshare ilmu, ada yang hanya numpang eksis, ada yang memang mencari ilmu, tapi ada juga yang hanya ingin show off alias pamer ilmu. 

Hal demikian akhirnya menjadi bumerang dan benalu khususnya bagi orang-orang yang murni ingin belajar bahasa arab. Kehadiran mereka justru menjadi pengganggu dan distraksi bagi otak kita. Bahasa arab yang tadinya indah dalam mindset menjadi jelek seiring berjalannya waktu. Ditambah lagi orang-orang yang baru belajar bahasa arab dan merasa sudah hebat dan luarbiasanya malah berlaku sombong dan sambil pamer ilmu yang ternyata apa yang disampaikan salah besar. Allahul mustaan.

Jadi belajar di whatsapp boleh-boleh saja selama kita bisa menyaring hal-hal apa saja yang boleh masuk ke otak kita dan hal-hal apa saja yang harus kita tolak mentah-mentah. 

2. Tidak tahu perkembangan diri

Karena di whatsaap kita tidak memiliki guru, akhirya kita tidak memiliki panduan dan cermin untuk melihat sudah seberapa jauh kemampuan kita belajar bahasa arab. Jika belajar bahasa arab hanya lewat group-group WA tanpa seorang guru yang ada malah merasa sudah belajar banyak disana dan merasa sudah habat. Perasaan seperti hendaknya di jauhi dan sangat buruk untuk psikologi kita. 

Langkah terbaik untuk memulai belajar bahasa arab adalah dengan menemukan seorang guru. Jika kamu menemukan guru itu di whatsapp silahkan sapa gurunya dan mintalah untuk di ajarkan. Pastinya guru tersebut bukan hanya sesekali saja mau mengajarkan melainkan ada program khusus berkelanjutan yang bisa membimbing sampai bisa. 

Namun, pastinya menemukan guru di whatsaapp dengan harapan bisa mengajari kita belajar bahasa arab sampai bisa sangat sulit bahkan tidak mungkin. Mengapa? karena pastinya mereka memiliki kesibukan tersendiri diluar sana dan tidak memberikan waktu khusus untuk kamu yang mungkin baru saja di kenalnya. 

Bayangkan saja, apa iya seorang murid yang datang pada guru yang baru dia kenal, tiba-tiba minta di ajarin bahasa arab sampai bisa, bahkan meminta waktu khusus untuk diajarin. Semangat sih boleh tapi adab juga perlu di utamakan. Bukankah kita tahu setiap orang punya kesibukan, setiap orang punya urusan, setiap orang punya mimpi, cita-cita, tujuan, harapan dan banyak urusan lainnya, dan kamu datang kepadanya meminta waktu khusus, betapa mengganggu urusannya bukan?

Maka tidak pantas jika seorang murid datang kepada seorang guru atau orang yang lebih jago dalam bahasa arab lewat whatsappa pula, dengan adab seperti diatas. Nah, bagaimana solusinya? agar kita masih tetap bisa belajar bahasa arab di whatsapp yang terbimbing dan tidak kebingungan lagi karena tidak ada yang mengarahkan. Tentu saja ada solusinya, 

Solusi terbaik adalah dengan mencari lembaga private online yang dibimbing oleh ustadz dan ustadzah yang kompeten dalam bidang bahasa arab. Ustadz dan ustadzah yang memang sudah terbukti selalu berkomunikasi dengan native speaker atau penutur bahasa arab langsung. Seperti ustadz-ustadz lulusan timur tengah, mahasiswa yang sedang belajar di universitas-universitas arab saudi, dan sejenisnya. Telah terbukti mereka memiliki dzauq/rasa bahasa yang dalam didalam berbicara bahasa arab, mereka tahu dimana titik termudah dalam mengajarkan bahasa arab kepada karakter-karakter murid tertentu yang ada di indonesia

3. Tidak terlatih secara total

Belajar di media whatsapp group tidak lantas membuat kita latihan bahasa arab bukan. Harus ada pengggerak terlebh dahulu itupun tidak pasti. Kadang minggu ini ramai, minggu depan sepi, kadang semangat kadang lembek. Tidak ada konsistensi didalamnya dan cenderung acak-acakan, hal ini membuat pikiran kita ikut acak-acakan, atau paling tidak sedikit mengganggu kalau kita tipe orang yang pemikir, karena itu akan lebih baik kita menyikapi group WA dengan bijak, tidak menelan mentah-mentah dan banyak menyaring informasi dan ilmu didalamnya 

Belajar di media whatsapp group membuat kita sering membaca dan lupa berbicara, mengeluarkan suara, padahal salah satu skill kemampuan berbahasa itu sendiri adalah berbicara. Pasifnya whatsapp ini harus menjadi pertimbangan jika kita memang serius ingin bisa BICARA BAHASA ARAB. Belum lagi terkadang ada tulisan-tulisan bahasa arab yang salah, ini akan berakibat buruk bagi mereka yang benar-benar pemula. Oleh karena itu, jika kamu benar-benar pemula lebih baik kamu mencari ustadz atau guru yang bisa membimbing kamu, jika sudah terbimbing baru gabung di group-group WA untuk menghidupkan group dan berbagi ilmu. 

4. Materi yang tidak jelas

Dalam bahasa arab, khususnya Nahwu proses belajar itu ada urutannya, biasanya guru mengajarkan isim terlebih dahulu kemudian fiil, setelah itu memperkenalkan huruf, kemudian memperkenalkan jumlah mufidah dan seterusnya dan seterusnya. Di group whatsapp, sering kita jumpai materi berat, sedang dan mudah terkirim di timing yang berantakan, penyebabnya adalah karena memang pada dasarnya setiap orang punya tingkat kemampuannya masing-masing dan bercampurnya antara pemula dan advance, advance dan mahir. 

Fenomena seperti ini sebenarnya buruk buat mental pembelajar, membuat insecure para beginner atau pemula sehigga membuat mereka berpikir bahwa bahasa Al-Qur'an yang sudah Allah mudahkan ini terlihat sulit dimata mereka. Jadi, ketika kita menjadi seorang anggota didalam suatu group belajar bahasa arab, maka kita juga harus menghargai dan menjaga perasaan orang lain agar group tidak menjadi sumber rasa minder dan insecure beberapa anggota yang cenderung silent didalamnya. 

Itulah 4 Point yang harus kamu ketahui kalau kamu adalah anggota di sebuah group pembelajaran apaapun terkhusus bahasa arab. Sebenarnya ada point lain yang bisa ditambah akan tetapi saya cukupkan empat point saja agar tujuan tulisan ini tidak berlebihan. Desclaimer, tulisan ini bukan bentuk kontra terhadap group bahasa arab melainkan sharing agar kita lebih bijak dalam menggunakan media group WA untuk belajar. 

Selain 4 point diatas ada juga manfaat yang bisa kita ambil dari mengikuti atau join di group-group bahasa arab yang harus kamu tahu. Insya Allah kalau ada waktu saya share di blog bahasa arab ini. Akhir kata, ikutilah group-group pembelajaran di WA apapun itu jika kamu rasa itu bermanfaat tapi jika dirasa sudah menjadi toxic buat perkembangan belajar kamu its fine to say good bye, atau mungkin boleh stay dengan mindset yang lebih hati-hati dengan referensi 4 point diatas yang sudah saya bahas. 

Terimakasih teman-teman, semoga bermanfaat. 















Syaikhu Badrudddin
Hanya pembelajar biasa. Yuk belajar bareng Minimal tiap hari "berusaha" lebih baik.

Related Posts

Post a Comment