belajar bahasa arab dasar

Kekeliruan Belajar bahasa arab .



Belajar bahasa arab vs belajar tentang bahasa arab

belajar bahasa arab dasar >>>>>Banyak sekali di indonesia yang salah dalam mempelajari bahasa arab. Salah satu kesalahan besar yang terjadi adalah mempelajari nahwu dan shorf terlebih dahulu sebelum skill berbahasanya itu sendiri. 

Skill berbahasa secara umum adalah Skill berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis. Skill berbahasa arab secara khusus juga sama demikian, dan justru harus lebih diutamakan mengingat materi nahwu dan shorf sangat membutuhkan kosakata yang banyak terlebih dahulu. 

Kesalahan besar pemula pelajar bahasa arab ini membuat mindsite takut didalam benak pelajar, ini harus segera di perbaiki agar tidak tersebar kemana-mana. 

Indoesia sebagai negara muslim terbesar dan juga peminat bahasa arab yang jumlahnya besar juga seharusnya memiliki metode yang memudahkan penduduknya mempelajari bahasa arab dengan mudah. 

Bahasa arab di pesantren-pesantren khususnya traditional yang ada di indonesia kebanyakan menggunakan metode klasik dengan mempelajari kaidah nahwu dan shorf terlebih dahulu, kemudian baru setelah bertahun-tahun mereka akan bisa membaca kitab. 

Di pesantren traditional atau pesantren yang mengajarkan kitab kuning biasanya lulus dengan durasi yang lama dan hanya memiliki satu skill yaitu skill membaca dan memahami kitab dan menterjemahnya kedalam bahasa daerah dan bahasa indonesia. 

Kelemahan inilah yang harusnya bisa tertutupi mengingat perkembangan zaman dan teknologi yang bisa membantu para pelajar lebih produktif dan efisiensi waktu. 

Memang banyak sekali kelebihan lain yang dimiliki pesantren traditional, tapi untuk mengkritisi di sisi kemampuan bahasa memang masih sangat kurang. Karena itu, mindsite kita harus benar bahwa pesantren traditional bukan tempat untuk belajar bahasa arab, melainkan untuk hal lainnya seperti belajar mandiri, belajar bersosialisasi, belajar hidup sederhana, belajar adab, dan banyak lagi kelebihannya. 

Terlepas dari kelebihan yang dimiliki pesantren traditional, bahasa arab adalah kunci dari ilmu agama itu sendiri, maka buat siapa saja yang ingin belajar bahasa arab ada sangat banyak cara untuk mendapatkan itu, dengan metode dan cara yang benar. 

Perlu diingat bahwa mempelajari bahasa dan mempelajari tentang bahasa itu sangat berbeda. Mempelajari bahasa berarti belajar bagaimana anda menggunakan bahasa itu, bisa membaca dan menulisnya, memahami tulisannya dan lainnya. Ini dikumpulkan dalam materi pembelajaran skill membaca, menulis, mendengar dan berbicara. 

Karena itu perlu metode untuk bisa mencapai skill tersebut diatas. Dalam hal skill juga ada level-level prioritas yang harus diutamakan, dibarengkan atau di akhirkan. Misalnya mendengarkan lebih penting dari menulis. 

PRIORITAS LEVEL SKILL

1. Memahami arti/makna kosa kata dan kalimat

2. Mendengar

3. Membaca

4. Berbicara 

5. Menulis 

Setelah anda bisa menguasai NO.1 sampai 4 paling tidak, maka anda bisa mulai belajar menulis, menulis bahasa arab tentunya harus sesuai dengan kaidah nahwu dan shorf, dimulai dari detik inilah anda bisa mempelajari kaidah nahwu dan shorf. 

Pelajar yang belajar nahwu dan shorf biasanya mereka yang sudah lancar berinteraksi dengan menggunakan bahasa ararb. Di level iniah proses perbaikan dilakukan agar bicaranya dan bacaannya sesuai dengan kaidah nahwu dan shorf. 














Syaikhu Badrudddin
Hanya pembelajar biasa. Yuk belajar bareng Minimal tiap hari "berusaha" lebih baik.

Related Posts

There is no other posts in this category.

Post a Comment